Laman

Pemeriksaan Penyaring Gejala Diabetes Mellitus

Pemeriksaan Penyaring



Pemeriksaan penyaring ialah pemeriksaan laboratorium yang di lakukan terhadap seseorang, untuk mengetahui apakah orang tersebut yang bersadarkan gejala dan keluhan penyakitnya benar – benar telah menderita penyakit dibetes mellitus.
Pemeriksaan penyaring yang dilakukan adalah dengan memeriksa kadar glukosa darah puasa, pemeriksaan glukosa darah sewaktu at random )  atau kadar glukosa darah dalam dua jam sesudah makan post prandial ) . Pemeriksaanyang di anjurkan adalah pemeriksaan glukosa darah dengan metode enzimatik menggunakan bahan plasma darah yang di ambil  dari vena pembuluh darah balik ) di sekitar lipat siku. Metode enzimatik bersifat lebih spesifik karena yang di ukur hanya dari kadar glukosa. Contohnya metode glukosa oksidasi dan metode hexokinase sebagai metode referen. Hasil pemeriksaan kadar glukosa darah kemudian dicocokkan dengan pmeriksaaan nantinya.

Pemeriksaan  Gejala Diabetes Mellitus

Seandainya hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa orang tersebut belum pasti menderita penyakit diabates mellitus biasanya dilakukan pemeriksaan selanjutnya yang dinamakan Tes Toleransi Glukosa Oral TTGO ). Bagi kelompok berisiko tinggi yang hasil pemeriksaan penyaringnya negative akan dilakukan pemeriksaan penyaring yang di ulang setiap satu tahun sekali.

Pemeriksaan glukosa dengan cara  enzimatik sebaiknya dilakukan di laboratoriumyang terpercaya, yaitu laboratorium yang melakukan rogram pemantapan mutu secara teratur. Meskipun demikian untuk memantau kadar glukosa darah setiap hari dapat pula dilakukan sendiri. Caranya dengan menggunakan darah yang berasal dari ujung jari darah kapiler ) dan mengukurnya dengan reagen kering yang sederhana serta mudah di pakai. Untuk keperluan mengukur kadar glukosa darah ini dapat di pakai alat Accutrend mini, Accutrend atau Accutrend GC.

Kelompok Dengan Resiko Tinggi


Pemeriksaan penyaring di atas juga perlu di lakukan bagi orang yang belum mengidap penyakit dibates mellitus , tetapi potensial untuk mendapat penyakit ini.
Berikut daftar individu yang termasuk kelompok dengan resiko tinggi high risk group ) menderita penyakit diabetes mellitus :
1.       Kelompok Usia dewasa tua > 45 Tahun )
2.       Kegemukan BB {Kg} > 120% BB Ideal atau IMT > 27 { Kg/m2 )
3.       Dalam keluarga ada yang menderita diabetes mellitus
4.       Menerita diabetes mellitus sewaktu hamil
5.       Ibu yang melahirkan bayi dengan berat badan  > 4000g )
6.       Tekakan darah tinggi > 140/90 mm Hg )
7.       Dislipidemia
8.       Pernah toleransi glukosa terganggu TGT )
9.       Pernah glukosa darah puasa terganggu GDPT )


Pemeriksaan laboratorium yang terpenting adalah pemeriksaantes toleransi glukosa oral standar menurut WHO, pemeriksaan glikohemogoblin dan fruktosamin serta pemeriksaan insulin,c peptide dan insulin antibody.